-

Berita Luar Negeri

Azon Profit Master

Live Traffic Feed

">See all post'); document.write('

var hn_url_blog = "http://mediacentersabang.blogspot.com/"; var hn_jumlah_post = 10; var hn_warna_latar = "#000000"; var hn_warna_garis = "#FF0000"; var hn_posisi = "bottom"; var hn_tampilkan_judul = true; var hn_backlink = false; ?max-results=10">Alam dan Jagad Raya

'); document.write(" ?max-results="+numposts6+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts7\"><\/script>");

Walikota Sabang Minta Para Atlit Untuk Prioritaskan Pendidikan

SABANG-Atlit yang berprestasi dan telah membawa nama besar Kota Sabang dalam berbagai Event bukan berarti akan memperoleh dispentasi di bidang pendidikan, karena selama ini hampir 75 persen Atlit yang berprestasi di Sabang justru ketinggalan jauh dari rekan-rekan sekolahnya di bidang pendidikan.

Untuk itu Walikota Sabang Munawar Liza minta para atlit dari berbagai cabang olah raga yang ada di Sabang dan telah menunjukan prestasinya untuk membela nama daerah agar tetap memprioritaskan pendidikan yang saat ini masih dijalani oleh sebagian besar atlit tersebut.

"Negara kita tidak sama dengan Negara orang, kalau di Amerika mungkin atlit pemain Basket yang berprestasi saja bisa lulus Sekolah tanpa harus masuk ruang kelas sebagai penghargaan untuk prestasinya membela Negara, tapi kita disini pendidikan adalah pendidikan dan olahraga tetap olahraga dan harus di pisahkan," ujar Munawar setelah menerima sejumlah atlit Karate yang telah membawa nama Sabang dalam Kejuaraan Nasional di Ruang kerjanya Kamis (29/1).

Ia juga menegaskan sampai saat ini Pemko Sabang tidak hanya tinggal diam dalam memberikan penghargaan untuk para atlit yang telah berprestasi tersebut, ada sejumlah bonus yang di berikan belum lagi tunjangan lainnya dan alokasi dana yang tidak kecil untuk KONI sebagai bapaknya cabang olahraga yang ada yang nantinya juga akan turun ke atlit itu sendiri sebagai dana pembinaan dan lain sebagainya.

"Kita sudah alokasikan dana khusus untuk KONI walau belum ada keputusan berapa besaran anggaran yang disetujui namun perhatian kita untuk dunia olahraga di Sabang cukup besar terutama penghargaan bagi para atlit, namun itu juga kembali pada pengurus cabangnya masing-masing sebagai pengelola dana," tandasnya.

Sebelumnya di tempat terpisah Walikota Sabang menerima sedikitnya 17 atlit Karate-do yang tergabung dalam Federasi Olah Raga Karate-Do Indonesia FORKI Kota Sabang dengan berbagai kelas dan tingkatan umur, seluruh atlit tersebut telah membawa nama Sabang dalam kejuaraan Wadokai Open Karate Championship Regional Tahun 2009 yang berlangsung di Banda Aceh tanggal 24 s/d 25 Januari 2009 lalu.

Dalam kejuaraan tersebut para atlit karate Sabang memperoleh Lima mendali Emas yang di raih oleh Cut Navy dan Sarah kelas perorangan putri 7 s/d 10 tahun, Amirul Aziz kelas perorangan putra 7 s/d 10 tahun serta Ardiansyah dan Yaumil kelas perorangan putra 50 Kg.

Selain Lima mendali Emas Atlit Karate Sabang tersebut juga menyapu sejumlah mendali lainya seperti Tujuh medali Perunggu dan 10 medali Perak, dan untuk penghargaan Walikota Sabang Munawar Liza secara simbolis Kamis (29/1) kemarin menyerahkan tropi yang di terima langsung oleh Ketua FORKI Sabang Faisal S SOS di ruang kerja Walikota Kantor Walikota Sabang.

Dinas Pariwisata Sabang Terapkan Program Wisata Sejarah & Pendidikan

SABANG-Dinas Pariwisata Sabang pada tahun 2009 ini rencananya akan menerapkan sebuah program unggulan dalam sektor pariwisata termasuk program wisata sejarah dan pendidikan yang akan melibatkan dunia pendidikan serta itansi terkait lainya

Program Wisata Pendidikan menurut Kasie Promosi Dinas Pariwisata Sabang Evi Rabu (21/1) kemarin, merupakan sebuah program unggulan yang di dalamnya akan melibatkan secara langsung para pelajar untuk mengenal lebih jauh situs-situs sejarah yang ada di Sabang sebagai bentuk program pendidikan dalam pengembangan wawasan anak khususnya para pelajar di Sabang.

"saat ini pemahaman sejarah di kalangan anak-anak kita masih harus dipupuk kembali seperti halnya dengan situs-situs yang ada di Sabang yang merupakan aset sejarahnya Indonesia justru harus kita kenalkan pada mereka sejak dini," ujarnya.

Dalam menjalankan program wisata pendidikan tersebut pihak Dinas Pariwisata Sabang akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk memasukan program tersebut sebagai sebuah program study lapangan dan pihak terkait lainnya yang akan mendukung sepenuhnya dengan memberikan izin masuk pada para siswa untuk mengenal lebih jauh beberapa situs sejarah yang ada di dalam lingkungan atau area keamanannya.

"ada beberapa tempat yang telah di izinkan untuk dikunjungi oleh para siswa seperti monumen jangkar peninggalan jaman perang, dan beberapa bangunan sejarah lainnya termasuk tugu pemancungan yang menjadi salah satu situs sejarah unggulan Sabang," tandasnya.

Lebih lanjut Evi berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan dapat di promosikan hingga ke daerah lain sebagai aset pemerintah daerah Kota Sabang di dunia wisata yang telah dikenal dengan Kota Seribu Bentengnya.(AL)