-

Berita Luar Negeri

Azon Profit Master

Live Traffic Feed

">See all post'); document.write('

var hn_url_blog = "http://mediacentersabang.blogspot.com/"; var hn_jumlah_post = 10; var hn_warna_latar = "#000000"; var hn_warna_garis = "#FF0000"; var hn_posisi = "bottom"; var hn_tampilkan_judul = true; var hn_backlink = false; ?max-results=10">Alam dan Jagad Raya

'); document.write(" ?max-results="+numposts6+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts7\"><\/script>");

RS J.LILIPORI PANGKALAN TNI AL SABANG DAN BPD ACEH DUKUNG BAKTI SOSIAL KESEHATAN DALAM RANGKA HUT SABANG

Sabang - Dalam rangka memperingati hari jadi Kota Sabang ke-44, Pemko Sabang bekerja sama dengan Pangkalan TNI AL Sabang yang dalam hal ini sebagai pelaksana lapangan adalah RS J..Lilipori beserta unsur medis dari TNI AU dan Dinas Kesehatan Sabang untuk melaksanakan Bakti Sosial Kesehatan Pemko Sabang 2009 selama satu hari yang diselenggarakan di Lapangan Play Ground hari Rabu, 7 Juli 2009.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan masyarakat pra-sejahtera Kota Sabang yang masih memerlukan peningkatan kesempatan untuk memperoleh bantuan pelayanan medis. Selain daripada itu, penyelenggaraan kegiatan ini, juga merupakan salah satu wujud rasa syukur Pemko Sabang atas diraihnya piagam Adipura oleh Kota Sabang juga sekaligus sebagai salah satu wujud nyata dari kepedulian perangkat Pemerintahan daerah setempat beserta unsur TNI terhadap pemberdayaan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat prasejahtera di Kota Sabang.

Dalam sambutannya pada acara pembukaan kegiatan Bakti sosial ini, Komandan Lanal Sabang Kolonel Laut (E) Yanuar Handwiono menyampaikan bahwa, kegiatan ini adalah merupakan juga salah satu wujud dari sinergitas antara Pemerintah Daerah Sabang serta peran aktif dari unsur TNI AL dan TNI secara umum dalam mendukung program yang dilaksanakan oleh Pemko Sabang. Komandan Lanal Sabang juga menambahkan bahwa, Lanal Sabang selain menjalankan dari tugas pokok dan fungsi Pangkalan TNI AL sebagai satu unsur dukungan satuan operasional TNI AL.

“Pangkalan TNI AL juga merupakan kesatuan utuh dan integral dengan unsur dan komponen masyarakat di mana Pangkalan TNI AL tersebut berada. Sehubungan dengan hal tersebut, Lanal Sabang akan selalu akan senantiasa berperan aktif dalam membantu serta mendukung segala kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemko Sabang,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama Walikota Sabang H. Munawar Liza menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaannya atas dukungan yang diberikan oleh Pangkalan TNI AL Sabang karena melalui peran serta unsur kesehatan Lanal Sabang, Rumkital J. Lilipory Sabang dalam kegiatan ini. Walikota Sabang dalam kesempatan ini juga mengucapkan terima kasih kepada PT. BPD Aceh Sabang yang juga telah turut berpartisipasi mendukung pelaksanaan kegiatan bakti sosial kesehatan tersebut.

“keberadaan serta peran serta RS J..Lilipori sudah cukup lama melekat di hati masyarakat Sabang sejak masa lampau. Di masa mendatang, beliau berharap agar kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara periodik sehingga dapat menyentuh masyarakat pra-sejahtera yang masih membutuhkan pelayanan medis,” ujarnya.

Untuk mendukung kegiatan bakti sosial kesehatan ini, Rumkital J. Lilipory menurunkan tim medis berjumlah 15 orang dibantu lima personel Rumkit TNI AU dan lima personel dari Dinas Kesehatan Kota Sabang. Karumkital J. Lilipory Sabang Kapten Laut (K) dr. Hisnindarsyah, SE. Mkes juga menyampaikan harapan untuk dapat lebih memiliki kesempatan berinteraksi dalam kegiatan aktifitas sosial serupa, karena selain tugas pokoknya dalam mendukung kesiapan unsur operasional TNI AL, RS J.Lilipori juga salah satu unsur pelayanan kesehatan di wilayah Kota Sabang.(AL)



WALIKOTA SABANG SAAT MEMBERIKAN SAMBUTAN PADA PENGOBATAN GRATIS
HUT SABANG di LAP. PLAYGROUND SABANG_07072009





ANTUSIASME MASYARAKAT PADA PENGOBATAN GRATIS
HUT SABANG di LAP. PLAYGROUND SABANG_07072009









Peringati Hut Kota Sabang ke 44 Bank BPD Cabang Kota Sabang Gelar Lomba Jalan Santai

SABANG- Dalam rangka memperingati hari jadi Kota Sabang yang ke 44 Bank Pembangunan Daerah (BPD) cabang Kota Sabang Minggu (28/6) kemarin gelar lomba jalan santai yang di ikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan masyarakat Sabang.
Perlombaan yang hanya mengelilingi Kota sejauh kurang lebih dua kilo meter tersebut di lepas langsung oleh Walikota Sabang Munawar Liza dan Kepala Bank BPD cabang Bambang pagi kemarin, dalam kesempatan tersebut Walikota minta Masyarakat Sabang agar lebih peduli terhadap kesehatan baik lingkungan, pribadi maupun kesehatan keluarga, karena menurutnya dari badan dan jiwa yang sehat maka munculah pikiran yang sehat pula.

“kita harus dapat mengambil hikmahnya dari perlombaan yang di selenggarakan oleh Bank BPD pagi ini karena kita dapat mengingat kembali artinya sehat bagi kita, maka banyak hal positif yang dapat kita lakukan hari ini juga,” tandasnya.

Munawar juga menghimbau warga Sabang untuk terus mempertahankan kebersihan di sekitar lingkunganya karena apa yang telah di raih oleh Kota Sabang sebagai salah satu daerah yang telah memperoleh piala adipura tentang kebersihan lingkungan harus tetap dipertahankan di masa yang akan datang.

Sementara itu Kepala Bank BPD cabang Kota Sabang Bambang mengatakan, penyelenggaraan lomba ini berdasarkan semangat kebersamaan dan memperhatikan masyarakat Sabang secara keseluruhan baik yang telah menjadi nasabah ataupun belum, dan dalam kesempatan tersebut Bank BPD Sabang juga mencoba merangkul masyarakat lebih dekat dan bersama memajukan Kota Sabang.

“Lomba jalan santai yang kita gelar hari ini semoga dapat mempererat hubungan Bank BPD Sabang dengan masyarakat Sabang, jangan di lihat hadiahnya tapi coba ambil hikmahnya bersama Bank BPD kita bisa majukan Kota Sabang,” ujar Bambang.

Dalam perlombaan kali ini Bank BPD Kota sabang tambah Bambang telah menyediakan sejumlah paket hadiah hiburan mulai dari payung, Kipas angin, TV, jam dinding, dan lemari es dua pintu yang di peruntukan bagi peserta dengan sistim pencabutan nomor undian yang di kumpulkan sebelumnya.(AL)

Unicef dan Dinkes Sabang Gelar Sosialisasi Cara Pelaporan Endemis Malaria

SABANG- Untuk Indonesia Kota Sabang merupakan salah satu wilayah Endemis Malaria yang sejak era tahun 70 an sudah menjadi sorotan dunia Internasional, bahkan sempat di jadikan area penelitian dan percontohan serta pembasmian Malaria terebut.

Walau dalam kurun waktu tersebut hingga tahun 2009 ini penyakit malaria di Sabang sudah sangat menurun drastis bahkan sudah hampir dilupakan warga, namun sampai saat in belum ada satupun pelaporan atau data akurat tentang korban hingga cenderung tingkat peningkatan dan penurunanya serta penularanya sendiri tidak terdeteksi dengan jelas di Dinas Kesehatan setempat.

Untuk itu salah satu Lembaga Internasional melalui Unicef bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Sabang untuk pertama kalinya di Indonesia melaksanakan Sosialisasi sehari tentang bagaimana membuat sebuah laporan atau perumusan dan pencatatan data korban malaria pada para staf di Dinas Kesehatan, para Apoteker, Pustu dan sejumlah warga lainnya untuk meningkatkan kesadaran instansi terkait tentang bagaimana pentingnya sebuah data.

Menurut Dr Herdiana staf pencegahan penyakit Unicef Aceh di Aula kantor Bappeda Sabang Senin (4/5) kemarin, selain akan membantu Pemerintah dalam program perumusan model sistim pencatatan dan pelaporan malaria ini nantinya juga akan sangat berdampak pada berbagai bidang baik ekonomi dan pariwisata.

“Sekarang seperti kita ketahui setiap negara itu akan mengeluarkan Warning pada warganya untuk bepergian ke wilayah yang endemis malarianya masih tinggi, dan dengan sistim pencatatan yang akan kita rumuskan ini maka akan kita ketahui nantinya berapa jumlah penderita malaria yang masih ada di Sabang hingga warning itu bisa saja kita rekomendasikan untuk di cabut bila memang sudah ada data resmi dari Unicef dan Instansi terkait seperti Dinkes,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Sabang Dr Ali Imran Senin kemarin menyatakan pihaknya sangat mendukung program Unicef untuk merumuskan kembali sistim pencatatan tersebut karena memang Dinkes sendiri sudah mencanangkan 2010 kota Sabang akan bebas Malaria.

“Kita memang sudah melaksanakan program pemerintah tentang pembasmian malaria dengan berbagai tindakan termasuk penyemprotan dan sosialisasi penanganan pada warga setempat, dan sampai saat ini kita sudah punya target 2010 Kota Sabang akan bebas dari malaria,” ujar Dr Ali Imran di sela-sela acara tersebut.(AL)

Penumpukan pasir besi di Pelabuhan Pelindo Sabang Menuai Protes Warga

SABANG- penumpukan Pasir besi di pelabuhan Pelindo Kota Sabang sejak awal April 2009 lalu akhirnya menuai protes warga setempat akibat dampak lingkungan yang di timbulkan. Pasir besi yang diambil dari daerah Lhong Aceh besar tesebut adalah milik PT Lhong Setia Maining dan rencananya akan segera di Ekspor ke Cina .

Informasi yang di peroleh dari Camat Sukakarya Iswandi beberapa waktu lalu pihak kecamatan sampai saat ini telah menerima laporan dari warga setempat di seputar area pelabuhan yang mengeluhkan abu pasir besi yang berterbangan tersebut.

Bahkan di anggap mengganggu aktifitas warga dan di sinyalir akan sangat mengganggu kesehatan untuk itu pihak kecamatan dan muspida setempat termasuk pihak bapedalda Sabang menyarankan PT Lhong Setia untuk mengurangi aktifitas penumpukan pasir besi tersebut agar tidak mengganggu warga di sekitar pelabuhan.

“warga memang tidak langsung menyampaiklan keluhanya pada kami di tingkat kecamatan tapi laporan tersebut di terima oleh pihak kelurahan, yang di teruskan pada kami, dan saya berharap solusi yang telah di sarankan oelh para muspida dapat di jalankan demi kepentingan bersama,” ujarnya.

Iswandi juga menyebutkan pertemuan yang diadakan kamis 23 April kemarin merupakan pertemuan yang pertama dengan para pengelola proyek penumpukan pasir besi tersebut, sementara sebelumnya sama sekali pihak kecamatan maupun lurah tidak di beritahukan maksud dan tujuan mereka melakukan aktifitasnya di pelabuhan kecuali pihak BPKS dan pihak pelabuhan setempat.

Sementara itu Amrizal koordinator lapangan PT Lhong Setia Mining yang di temui di lokasi pelabuhan kamis siang tadi menyebutkan pihaknya telah mengkoordinasikan keluhan warga tersebut dengan pimpinan di Banda Aceh dan menyetujui untuk menurunkan ketinggian tumpukan pasir besi tersebut agar tidak mengganggu warga bahkan pihaknya berjanji akan terus melakukan penyiraman saat melakukan aktifitas di area pelabuhan.

“Kita akan melaksanakan intruksi yang telah di sampaikan oleh para muspida, termasuk melakukan penyiraman di sekitar area pelabuhan agar pasir besi tersebut tidak berterbangan ke ara pemukiman dan mengurangi ketinggian tumpukan,” tandasnya.

Amrizal menambahkan sampai saat ini memang pihaknya belum menerima keluhan langsung dari warga, dan tumpukan pasir besi yang di bawa dari daerah Lhong tersebut akan segera di ekspor ke salah satu pabrik baja di Cina mulai tanggal 27 hingga 30 April 2009 mendatang.(AL)

Walikota Sabang Sidak Pustu dan Pukesmas

SABANG- Walau secara garis besar pelayanan puskesmas di Sabang sudah cukup memadai namun hal tersebut bukan berarti dapat memuaskan masyarakat dan pelayanan pada masyarakat harus terus ditingkatkan.

Hal tersebut di sampaikan Walikota Sabang Munawar Liza Selasa (10/3) di ruang kerjanya, menurutnya sampai saat ini memang pelayanan pukesmas sudah mengalami perbaikan dengan bertambahnya SDM dan alat-alat kesehatan yang memadai, namun tetap harus ada perbaikan.
“hari ini saya sempat berkunjung ke beberapa puskesmas dan pustu, di sana saya melihat masih ada beberapa kekurangan dalam segi pelayanan yang harus segera di perbaiki agar keluhan masyarakat terhadap pelayanan tidak kembali terjadi,” tandasnya.

Sampai saat ini sejumlah pustu dan puskesmas yang ada di dua kecamatan sudah banyak mengalami perubahan, namun kendala yang mereka hadapi di sana sebut Munawar adalah pasokan obat yang terbatas hingga masyarakat terpaksa ke apotik di Kota yang jaraknya puluhan Kilo.

“kita sudah memberikan instruksi pada dinas kesehatan untuk melengkapi pasokan obat di pustu dan puskesmas yang ada, agar masayarakat tidak bersusah payah ke kota hanya untuk memperoleh obat yang seharusnya ada di pustu atau puskesmas,” tambahnya.

Pelayanan geratis bagi masyarakat kurang mampu juga sudah mulai di terapkan, dan Munawar mengharapkan pelayanan tersebut terus di tingkatkan agar penilaian buruk masyarakat terhadap kenerja dan pelayanan di tingkat puskesmas dapat di perbaiki. (al)

Sejumlah staf Labotarium RSU Sabang keluhkan tunjangan fungsional yang dipotong.

SABANG-Staf laboratorium dan Gizi RSU Sabang Selasa (27/1) kemarin nyatakan kekecewaanya terhadap kebijakan DPRK serta Pemko Sabang yang telah memotong tunjangan fungsionalnya sebagai pelayan masyarakat.

hal tersebut di tunjukan dengan aksi penutupan laboratium selama beberapa jam hingga puluhan pasien sempat antri di RSU Sabang namun aksi itu tidak berlangsung lama mengingat kebutuhan masyarakat yang ingin uji darah dan kebutuhan lainya masih sangat besar.

dari pantauan lapangan di lokasi RSU Sabang Selasa kemarin semuanya terlihat berjalan lancar seperti biasa tidak ada lagi antrian panjang dan keluh kesah dari para pekerja Lab tersebut namun terlihat jelas kekecewaan mereka saat wartawan mencoba menanyakan beberapa hal terkait pemotongan tunjangan fungsional tersebut.

"Sebenarnya kami kecewa kenapa pada tahun ini justru kami yang di korbankan kibat kurangnya dana APBK hingga tunjangan kami di potong, padahal tahun-tahun sebelumnya tidak demikian ada apa ini," ujar salah seorang pekerja Lab di RSU Sabang yang tidak mau disebutkan namanya Selasa Kemarin.

Menurutnya pihak terkait termasuk Pemerintah Kota sabang dapat memperhatikan hal tersebut sebagai hal yang sensitiv karena pihaknya yang selama ini langsung terjun di lapangan bersama masyarakat namun tidak mendapat penghargaan sama sekali dan justru haknya malah di potong tanpa kesepakatan.

"tidak ada kesepakatan kami tidak pernah di ajak duduk, kami tau belakangan setelah rapat pengesahaan anggaran beberapa waktu lalu, dan yang jelas kami kecewa terhadapa keputusan tersebut," tandasnya.

Sampai berita ini di turunkan ini pihak RSU sendiri termasuk staf lab dan Gizi tidak mau menyebutkan besaran dana tunjangan yang di potong, sementara pihak DPRK dan Pemerintah terkait termasuk Kepala Dinas Kesehatan Sabang belum dapat dikonfirmasi. (AL)

Program Desa Siaga akan diterapkan di Sabang

SABANG- Kota Sabang yang saat ini masih terbagi menjadi dua kecamatan dan 18 kelurahan pada tahun 2009 ini akan segera menerapkan program Desa siaga yang akan di fasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kota sabang dengan memberikan penyuluhan dan menyiapkan sediktinya tiga orang warga di masing-masing desa sebagai Kader.

Program yang rencananya akan di terapkan di awal februari 2009 tersebut sesuai intruksi Menteri Kesehatan termasuk anggaran yang di butuhkan juga masih dalam tahap pengusulan ke Menkes sebelum program tersebut di jalankan.
Terkait tehnis di lapangan program desa siaga tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sabang Dr Ali Imran melalui Sekdinkes Takdir Arrahman yang di konfirmasi Senin (12/1) menyebutkan hingga saat ini pihaknya telah menyiapkan sejenis pos terpadu yang juga di bantu oleh puskesmas pembantu (Pustu), dan di harapkan program ini dapat mengantisipasi secara dini indikasi penyakit menular di kalangan masyarakat langsung di tingkat pedesaan.

“Rencana kita program utama primadona kesehatan Sabang selain pengobatan geratis yang telah di plotkan dana sebesar 5 miliar, program lainya juga pembentukan poskesdes yang di dalamnya sudah ada kader sebanyak tiga orang utnuk menjalankan program desa siaga tersebut,” imbuhnya.

Ia juga menjelaskan dinas kesehatan Kota Sabang melalui jaringanya akan terus menyiapkan SDM dari kalangan masyarakat untuk mengenal lebih jauh jenis penyakit menular seperti DBD,Malaria, dan lain sebagainya, agar target Sabang bebas Malaria pada tahun 2013 dapat tercapai.(al)